10 Teori Asal-Usul Negara


Dalam sebuah negara yang berdiri secara de facto maupun de jure tentunya kita akan mencari teori asal-usul negara ini terbentuk sehingga kesadaran kita terhadap negara bisa lebih dalam lagi.
Namun pada kesempatan ini saya hanya akan mengeluarkan 10 Teori Asal Usul Negara secara singkat saja , jika sudah faham anda bisa mengembangkannya di rumah :

Jangan ditulis saat ujian ya ,,,,

1. Teori Ketuhanan
Teori ini merupakan teori yang paling dasar , teori ini menganggap terjadinya negara memang sudah kehendak Allah yang mana teori ini merupakan hasil dari determinisme religi yaitu segala sesuatu yang terjadi merupakan kehendak sang pencipta. Di Indonesia , teori ini paling melekat pada tatanan masyarakat , dalam pembukaan UUD 1945 pun sudah menyinggung yang berisi ” Berkat Rahmat Allah dan seterusnya ” bahkan dalam Pancasila terletak pada poin pertama ” Ketuhanan Yang Maha Esa ” yang berarti teori ketuhanan adalah teori unggulan dalam faham masyarakat di sebuah negara.
2. Teori Kenyataan
Negara itu timbul karena kenyataan berdasarkan syarat-syarat tertentu yang telah dipenuhi seperti pemerintahan , wilayah , penduduk dan pengakuan dari negara lain yaitu de facto dan de jure.
3. Teori Perjanjian atau Kontrak Sosial
Negara ini terbentuk karena adanya kontrak sosial atau perjanjian yang dilakukan antar individu yang sepakat mendirikan suatu negara ataupun karena kontak antar kelompok yang menjajah dan yang dijajah.
4. Teori Penaklukan
Negara ini timbul karena unsur kesengajaan melalui penaklukan kelompok kekuatan ( penjajahan ) , seperti Indonesia yang pada zaman dahulu di jajah oleh Belanda dan Jepang , namun karena munculnya gerakan perlawanan dari masyarakat Indonesia akhirnya penjajah pun mengalami kekalahan. Jika Indonesia saat itu tidak segera diproklamirkan oleh Founding Father pastinya negara yang super kaya ini akan jadi bagian negara Belanda atau Jepang.
5.Teori Alamiah
Teori ini menganggap bahwa negara adalah ciptaan alam karena manusia dianggap sebagai makhluk sosial dan makhluk politik. Oleh karena itu manusia ditakdirkan untuk hidup bernegara , jadi dalam situasi dan kondisi setempat yang ada negara terbentuk dengan sendirinya.
6. Teori Filisofis
Teori ini bersifat filosofis karena merupakan renungan-renungan tentang negara dan bagaimana negara itu seharusnya ada,
7. Teori Historis
Teori ini menganggap bahwa lembaga-lembaga sosial tidak dibuat tetapi timbul secara evolusioner sesuai dengan kebutuhan manusia sehingga lembaga kenegaraan itu dipengaruhi oleh situasi dan kondisi dari lingkup tempat , lingkungan , waktu ataupun tuntutan zaman secara historis berkembang menjadi negara.
8. Teori Organis
Teori ini menganggap bahwa negara sebagai manusia , pemerintah sebagai tulang , undang-undang sebagai syaraf, kepala negara sebagai kepala , masyarakat sebegai daging. Dengan demikian , negara itu dapat lahir , tumbuh dan berkembang lalu mati.
9. Teori Kadaluarsa
Asal usul negara terbentuk karena adanya kekuasaan raja ( diterima ataupun ditolak rakyat ) sudah kadaluwarna atau usang memiliki kerajaan (sudah lama memilik kekuasaan ) dan pada akhirnya menjadi hak milik oleh karena kebiasaan. Menurut teori ini raja yang bertahta bukan karena jure devino (kekuasaan berdasarkan hak-hak ketuhanan) tetapi berdasarkan kebiasaan jure consetudinario.
Laju dan organisasinya yaitu negara kerajaan karena adanya milik yang sudah lama yang kemudian melahirkan hal milik , raja yang bertahta oleh karena hak milik itu yang didasarkan pada hukum kebiasaan.
10. Teori Patrilineal dan Matrilineal
Negara itu muncul karena adanya perkembangan kelompok keluarga yang dikuasai oleh garis keturunan ayah ( Patrilineal ) dan garis keturunan Ibu ( Matrilineal ). Keluarga tersebut terus berkembang menurut garis keturunan yang ada dan menjadi benih negara sampai terbentuk pemerintahan yang terdesentralisasi.

Iklan