Sejak kapan Bangsa Indonesia kenal Pancasila ?


gambar 4 pilar kebangsaan

Pas bangun pagi saya kedapatan pernyataan yang di sebar melalui facebook dan membuat saya tergugah dengan pernyataan tersebut , intinya ada yang pro dan kontra dengan ideologi yang disebut-sebut sebagai salah satu pilar kebangsaan Indonesia . Begini pernyataannya :

Sejak kapan Bangsa ini kenal Pancasila ?

OLEH: Prof. Fahmi Amhar

Katanya Pancasila lahir pada 1 Juni 1945.
Berarti sebelumnya Pancasila tidak dikenal.

Sunan Kalijaga, Sultan Agung, Diponegoro, Imam Bonjol, Sultan Hasanuddin, Cut Nya’ Dien, Haji Ahmad Dahlan saat mendirikan Muhammadiyah, KH Hasyim Asy’ari saat mendirikan NU, para pendiri Boedi Utomo, para pencetus Soempah Pemoeda, itu semua belum kenal Pancasila.

Mereka memang mengamalkan nilai-nilai yang kemudian disebut terkandung dalam Pancasila, karena mereka mengamalkan syari’at Islam.

Semua yang menegakkan syari’at Islam, pastilah dapat dikatakan telah mengamalkan Pancasila. Tidak mungkin kita mengatakan para pahlawan itu anti Pancasila.

Tetapi Sunan Kalijaga dulu tetap disebut menyebarkan Islam, bukan menyebarkan Pancasila.

Karena itu sangatlah aneh, kalau kemudian upaya penegakan syariat Islam dibenturkan dengan Pancasila, karena tanpa syariat Islam, Pancasila tinggal sebagai falsafah yang tidak pernah dapat diperjelas bentuk kongkritnya seperti apa?

Seperti apa mengatur sumber daya alam dengan Pancasila?
Seperti apa membayar upah buruh dengan Pancasila?
Seperti apa mengatur pernikahan dengan Pancasila?

Kalau dengan syariat Islam jelas, tuntas, puas …

Beberapa pendapat pengguna facebook ikut meramaikan statement tersebut :

  1. Sri Mulyani Najla

Tanyakan sama yang memegang teguh pancasila bisa gak pancasila menyelesaikan masalah bangsa ini ? UUD 1945 pasal 33 aja dikhianati coba katax pengelolaan SDM utk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat eh ini malah dijual sm asing dan aseng . Mana katax pancasila mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dimana skrg keadilan buat rakyat ? g ada tuh hukum aja tajam kebawah tumpul keatas . Rakyat sekarang gak dapat subsidi bbm listrik dll, dimana-mana pajak kesehatan bayar BPJS .

Beda dengan syariat islam karena berasal dari sang pencipta dan sudah dicontohkan baginda nabi insya Allah bisa .

2. Tadji Mustafa

Kerangka berfikirnya adalah islam-pancasila jangan dibalik pancasila-islam . Para ulama pejuang menyetujui pancasila menjadi dasar negara karena terdapat nilai-nilai islam yang terkandung di dalam ke lima silanya . Perlu di ingat , MENJADI DASAR NEGARA BUKAN IDIOLOGI NEGARA .

3. Sapriansyahh

Sekarang sila yang ke berapa dari pancasila yang diterapkan secara nyata ?

4. Dadan Rusdan

Jadi anda menyalahkan pancasila ? mari diskusi . ( Tadji Mustafa ) ” adakah pos diatas menyalahkan pancasila , di poin mana ? ” kemudian dadan rusdan menjawab lagi , ” walaupun tidak ada pos poin tapi intinya menyinggung Pancasila ” .

Memang bagi saya , pedoman ini memiliki pro dan kontra , secara pribadi saya menghargai pendapat masing-masing walaupun saya masih awam dengan pengetahuan kebangsaa. Namun di lihat dari sisi sejarah , sosial , budaya dan agama memang perumusan pancasila ini dibentuk dibawah panitian sembilan melalui piagam Jakarta . Kongres ini bermaksud untuk menyatukan persatuan dibawah perbedaan agama dan faham , dengan demikian sifat toleransi antar umat beragama sangat ditekankan oleh para founding father kita . Dan saya yakin juga , mereka bukan orang sembarangan dan apa adanya , tapi mereka memiliki pertimbangan matang dan pengetahuan yang bulat bagaimana hukum-hukum di Indonesia dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat .

Lantas apa kaitannya agama dengan pancasila ? secara gamblang dalam setiap silanya , pancasila justru merupakan petuah-petuah agama yang harus dijalankan oleh pemeluknya masing-masing . Terus bagaimana dengan para pejuang seperti walisongo apakah anti pancasila ? tidak juga , secara kan pada masa mereka Indonesia dalam masa penjajahan dan mereka fokus menyebarkan ajaran islam dan memperbaiki akhlak serta budi pekerti yang mulia dan menggerus seluruh tenaga untuk mengusir para penjajah bangsa . Jika mereka masih adapun saya yakin mereka akan mendukung Pancasila . kenapa ? karena pancasila merupakan pengamalan-pengamalan dari intisari agama . gitu aja .

Terus bagaimana cara :

  1. Seperti apa mengatur sumber daya alam dengan Pancasila?
  2. Seperti apa membayar upah buruh dengan Pancasila?
  3. Seperti apa mengatur pernikahan dengan Pancasila?

Kita jangan menyalahkan hukumnya , tapi salahkan kita sendiri / pemerintahnya/pemimpin bangsa ini kenapa hukum bisa dibeli dan diikat dengan uang ? Lihat sekarang bagaimana isu sara dan agama sangat sensitif di Indonesia , bahkan ada yang menyebut sebagai masa neokomunis dan lainnya . Semuanya memang menjadi pekerjaan bersama bagaimana cara supaya Indonesia ini berada di bawah panji hukum yang  kebal dan murni ? Itulah salah satu pendapat saya yang jauh dari kata sempurna ataupun kritik positif namun pada intinya semua hukum sifatnya memaksa , jika ada pemimpin yang anti pancasila justru itulah teroris yang nyata !!! salam .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s