Berkaca dari fenomena menunda-nunda nikah , 5 hal ini jadi alasan umum


gambar menikah

Beranda – Menikah memang menjadi hal yang sangat sakral dalam kehidupan , semua orang pasti ingin menjalani hidup digandengi dengan pasangan yang dicintai . Di kampung-kampung , fenomena nikah di usia muda sudah menjadi hal yang biasa namun bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan , karir menjadi alasan utamanya sehingga usia kepala tiga lebih saja masih single . Akan tetapi tidak semua orang berprinsip demikian , faktanya masih banyak bujang ataupun perawan yang menunda-nunda nikah hingga bertahun-tahun dan berharap akan ada momen yang pas untuk bereksplorasi dalam dunia nyata .

Berbicara masalah prinsip , ada baiknya kita melirik pengalaman-pengalaman orang sekitar bagaimana prinsip ini terbentuk , jangan sampai ada alasan yang tidak rasional atau terkesan ikut-ikutan  . Pada usia saya (23) menunda-nunda nikah memang jadi prinsip saat ini , lantas apa alasannya ?

  1. Belum ada wanita yang diincar

Wanita memang bertebaran dimana-mana namun tidak semua kriteria mereka sesuai dengan keinginan akhirnya tidak ada yang bisa diincar dalam waktu dekat melainkan akan ada yang pas dengan hati .

Baca juga : Fakta wanita

2. Belum niat nikah

” Bang kapan kamu mau nikah , teman kamu sudah pada nikah lho bahkan dia sudah punya anak ,  emang tidak panas ? ” ah santai saja , aku memang belum niat nikah !!! kalo udah niat mah pasti aku seliwengan kemana-mana mencari lubang ,,he he .

Memang benar guys , saat ini dalam fikiranku belum menggelora ingin nikah akan tetapi fokus pada pengembangan karir dulu , usia 23 memang masih fase aman bagi pria , namun bagi wanita hal tersebut sudah harus saatnya menjalin pernikahan . Tidak ada kata ” perawan tua ” he he ,,, Katanya , wanita berusia 24 ke bawah sangat sensitif mendengar pernikahan karena mereka khawatir tidak menikah .

3. Tidak punya uang

Sudah tidak bisa dipungkiri , uang menjadi modal utama dalam hal apapun termasuk pernikahan . Nikah bukan perkara murah loh , ada banyak dana yang harus dipersiapkan mulai dari mahar , pesta dan dana cadangan untuk masa depan . Wanita tidak mau kita hidup dibawah standar , mereka ingin hidup normal segala-segala ada , ingin ini terlaksana ingin itu terlaksana .

Bahkan dalam banyak kasus perceraian , kondisi ekonomi menempati posisi pertama sebagai penyebab hancurnya sebuah pasangan , ini fakta loh !!!.

4. Belum berpenghasilan

Sama halnya dengan poin tiga , penghasilan juga harus punya bagi kamu yang mau nikah , ” saat ini uang pengikat segalanya , emang aku mau makan apa kalau kamu tidak bekerja , tidak mungkin kan rebus batu langsung makan ? ” . Kalo sudah berpenghasilan cukup mah kita bisa dengan PE DE melamar kepada orang tua pasangan ,,, ” emang anda kerja apa ? direktur pak !!! . Oh ya sudah kapan acara ini akan di gelar ? begitulah jawabannya .

” Sekarang kamu kerja apa ? belum kerja pak !! Oh ya sudah sebaiknya kamu berkaca dulu dan cari penghasilan cukup untuk meminang anakku ,,, kita akan mati kutu saat tidak ada pekerjaan tapi ingin melamar ,,he he tapi tidak semua demikian , namun secara umum memang seperti itu .

5. Tidak ada yang mau

Penghasilan sudah ada , uang sudah ada , usia sudah cukup tapi tidak ada wanita yang mau ? hmmm ,,, itu namanya DL ,, iya Derita Loe ,,,hahah . Saya yakin deh kalo kita berusaha dan berdoa semuanya kita akan dipertemukan dengan bidadari dunia ini ,,, yakinlah !!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s