4 Pilar Kebangsaan bagi masyarakat Indonesia


Tema ini bagi saya sangat menarik karena berkaitan dengan sifat nasionalisme bagi seluruh rakyat Indonesia , sekitar dua hari kemarin saya ada acara osmb di kampus di kota Bogor dimana dalam alunan acara 4 Pilar Kebangsaan menjadi topik penutup yang disampaikan oleh kepala Kampus Universitas Terbuka .

gambar 4 pilar kebangsaan

4 Pilar Kebangsaan ini merupakan perintah dari pemerintah untuk melakukan sosialisasi demi keamanan dan kenyamanan berbangsa dan bernegara di Indonesia . ” Topik 4 Pilar Kebangsaan ini harus kami sampaikan kepada setiap mahasiswa apalagi teman-teman semua sebagai mahasiswa baru di kampus ini , perlu diketahui bahwa hal ini sifatnya sangat kuat untuk diketahui dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran mahasiswa dan khalayak umum ” kata Abah selaku kepala kampus .

Jelas saya sangat tertarik sekali dengan topik ini dimana isu sara dan perbedaan sangat sensitif sekali di Indonesia , acara yang dihadiri lebih dari 300 orang ini membuat semua takjub dan tidak terlalu bising di telinga ( tidak berisik maksudnya ) . Lantas apa saja 4 Pilar Kebangsaan yang dimaksud ? berikut poinnya .

  1. Pancasila

Ingat yah , ideologi kita bukan ideologi agama , ras ataupun budaya tetapi ideologi negara kita adalah Pancasila . Jadi dalam bernegara , kita jangan mengaku paling benar dan paling hak atas tanah ini , semuanya adalah milik seluruh rakyat Indonesia . Yang mayoritas harus bisa menghargai yang minoritas , adapun yang minoritas harus menghargai yang mayoritas juga .

” Isu agama sangat sensitif di Indonesia saat ini , kita harus punya sikap solidaritas tinggi agar pembangunan di negara kita tidak banyak gangguan ” . Sampai saat ini , sifat anarkis terhadap suatu kelompok menjadi isu penting yang membuat semua pihak pusing , belum lagi katanya ada isu neokomunis dimana sebagai tanda kembali lahirnya faham komunis di negara kita . Ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua agar negara kita tetap terjaga dari faham komunis dan adu domba .

Para pencetus ideologi Pancasila , Pancasila sendiri memiliki sebuah simbol segitiga karena ini ada makna tersendiri yang wajib di ketahui oleh semua masyarakat Indonesia dimana semakin ke bawah semakin besar sedangkan semakin atas semakin mengerucut , itu artinya bahwa posisi atas ( mengerucut ) menandakan KeTuhanan / Abstrak dan posisi paling bawah adalah ( Manusia ) . Maka dari itu , posisi Ketuhanan adalah abstrak atau diatas segalanya sedangkan urutan ke bawah lainnya adalah pera penganut/pengikut ketuhanan . Anda bisa memahami dalam rumusan Pancasila yaitu :

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kemasyarakatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam  permusyawaratan dan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pada masa Soekarno , memang sangat sejalan dengan kondisi saat ini walaupun dalam isinya berbeda sebelum disahkan/disetujui oleh anggota dewan . Pada sila pertama berbunyi Ketuhanan dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya , namun setelah ada perubahan karena yang mengorbankan harta dan nyawa bagi kemerdekaan Indonesia bukan kalangan muslim saja melainkan ada kepercayaan lain yang ikut andil , sebelum memasuki babak final kemudia di ubah menjadi Ketuhanan yang Maha Esa.

2. Undang-Undang Dasar ’45

Isi atau konteks dari Undang-Undang Dasar adalah pelaksanaan dari ajaran Ketuhanan bagi pemeluk agama apapun ,, Jelas hal ini sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama , Tidak ada Tuhan yang menyuruh mencuri , membunuh ataupun lainnya . Maka dari itu harus kita amalkan selaku warga negara Indonesia .

3. Bhineka Tunggal Ika

” Berbeda-beda tetapi tetap satu ” tidak ada yang harus dipisah-pisahkan , tidak ada yang harus bertengkar antar kelompok . Berbeda baik dari segi agama , ras , budaya dan bahasa harus dijadikan sebagai bahan ajar gotong royong membangun negeri yang aman , adil dan sentosa . Bhineka Tunggal ika juga diperkuat oleh Sumpah Pemuda pada 27-28 Oktober 1928 dimana bunyinya adalah :

Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

4. NKRI

Indonesia terdiri dari banyak pulau , banyak ras dan budaya menjadikan Indonesia sebagai negara Majemuk namun sangat santai dan dihargai oleh banyak negara lawan maupun kawan . Semua unsur yang ada di negara kita terbentuk sebagai tonggak persatuan dan kesatuan masyarakat sehingga terciptalah Negara Kesatuan Republik Indonesia .

Ini adalah cita-cita para pahlawan bangsa , sudah sepatutnya rasa Nasionalisme dan Patriotisme dikobarkan sepanjang waktu agar negara ini tidak gentar dengan arus badai yang sangat keras sekalipun .

Salam satu Indonesia ….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s